Bintang Solusi Digital
Bintang Solusi Digital

Studi Kasus: Queenous.id — E-Commerce Kaligrafi Multi-Marketplace

Terbit Oleh Aprea Kosasih 4 menit baca
Studi Kasus: Queenous.id — E-Commerce Kaligrafi Multi-Marketplace

Queenous.id adalah produsen hiasan dinding dan kaligrafi akrilik premium di Indonesia. Produknya diproduksi dengan mesin laser cutting dan tersedia dalam berbagai desain, ukuran, serta pilihan warna, termasuk pesanan custom. Bintang Solusi Digital mengembangkan website e-commerce yang menjadi etalase utama brand ini.

Tantangan

Seperti banyak brand produk fisik di Indonesia, penjualan Queenous berjalan di beberapa marketplace sekaligus. Kondisi ini lazim, tetapi membawa tantangan tersendiri bagi brand yang ingin tumbuh:

  • Identitas brand tersebar. Di marketplace, tampilan toko mengikuti template platform, sehingga sulit menampilkan karakter produk premium.
  • Katalog sulit dijelajahi. Produk dengan banyak varian desain, ukuran, dan warna membutuhkan struktur katalog yang jelas agar calon pembeli tidak kebingungan.
  • Visual adalah penentu. Untuk produk dekorasi, kualitas foto sangat memengaruhi keputusan beli, dan detail seperti hasil potongan atau efek mirror harus terlihat jelas.
  • Pembeli punya marketplace favorit. Sebagian pembeli lebih nyaman checkout di platform yang sudah mereka gunakan karena voucher, ongkir, atau kebiasaan.
  • Ketergantungan pada pencarian internal marketplace. Tanpa website sendiri, brand sulit membangun visibilitas di Google.

Produk kaligrafi juga punya konteks penggunaan yang beragam: hiasan ruang tamu, dekorasi musala atau masjid, hingga mahar pernikahan. Setiap konteks membawa pertanyaan berbeda soal ukuran, warna, dan cara pemasangan. Marketplace tidak dirancang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini secara mendalam, sehingga brand membutuhkan ruang sendiri untuk bercerita tentang produknya, menjelaskan proses pemesanan custom, dan membangun kepercayaan sebelum pembeli memutuskan.

Pendekatan & Solusi

Alih-alih membangun toko online yang bersaing dengan marketplace, website Queenous dirancang sebagai pusat brand yang mengarahkan pembeli ke kanal pilihan mereka.

Fondasinya adalah katalog produk terstruktur. Produk dikelompokkan berdasarkan koleksi, dan setiap halaman produk memuat spesifikasi, pilihan, serta foto resolusi tinggi. Calon pembeli dapat menjelajahi koleksi dengan tenang di lingkungan yang sepenuhnya mencerminkan brand.

Ketika siap membeli, pengunjung diarahkan melalui multi-marketplace routing ke Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, atau Lazada. Pembeli tetap bisa memakai akun, voucher, dan metode pembayaran yang sudah mereka kenal, sementara brand mendapat etalase sendiri yang bisa dioptimasi.

Karena mayoritas pembeli datang dari ponsel, antarmukanya dibangun dengan prinsip mobile-first: navigasi ringkas, tombol mudah dijangkau, dan gambar yang tetap tajam di layar kecil. Di sisi visibilitas, struktur halaman dan konten disiapkan dengan praktik SEO e-commerce, termasuk halaman edukasi seperti tata cara pemesanan dan FAQ.

Fitur Utama

  • Katalog produk terstruktur berdasarkan koleksi dan varian.
  • Visual resolusi tinggi untuk menonjolkan detail dan finishing produk.
  • Tautan multi-marketplace ke Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada.
  • UI/UX mobile-first yang nyaman dijelajahi dari ponsel.
  • Fondasi SEO e-commerce pada struktur halaman, metadata, dan konten pendukung.

Mengapa Pendekatan Ini Tepat

Tidak memaksa pembeli pindah kanal. Membangun checkout sendiri berarti mengelola pembayaran, ongkir, dan layanan pelanggan secara terpisah dari marketplace. Untuk brand yang operasionalnya sudah berjalan di marketplace, routing jauh lebih efisien: website fokus pada penemuan produk dan kepercayaan, marketplace menangani transaksi.

Website sebagai aset milik sendiri. Toko di marketplace tunduk pada aturan, algoritma, dan biaya platform. Website brand adalah aset yang dikendalikan penuh, bisa dioptimasi untuk Google, dan tetap ada apa pun perubahan kebijakan platform.

Katalog yang dirancang untuk produk bervarian. Produk dekorasi dengan banyak pilihan ukuran dan warna membutuhkan arsitektur informasi yang rapi. Struktur katalog yang baik membantu pembeli dan sekaligus memudahkan mesin pencari memahami isi website.

Mobile-first sebagai keharusan. Pembeli produk dekorasi umumnya menemukan inspirasi dari media sosial di ponsel. Pengalaman yang lambat atau sulit di layar kecil langsung kehilangan momen tersebut.

Satu tautan untuk semua kanal promosi. Ketika brand berpromosi di media sosial, website menjadi tujuan tunggal yang bisa dibagikan. Dari sana pengunjung bebas memilih marketplace, sehingga brand tidak perlu membagi promosi ke banyak tautan toko yang berbeda.

Pelajaran untuk Bisnis Serupa

Bagi UMKM dan brand produk yang berjualan di marketplace, berikut pelajaran yang bisa diterapkan:

  1. Bedakan peran website dan marketplace. Website membangun brand dan kepercayaan; marketplace memudahkan transaksi. Keduanya saling melengkapi.
  2. Investasikan pada foto produk. Website secepat apa pun tidak akan menjual jika visualnya kurang meyakinkan.
  3. Rapikan struktur katalog sejak awal. Penamaan koleksi dan varian yang konsisten memudahkan pengelolaan sekaligus SEO.
  4. Tambahkan konten edukatif. Panduan pemesanan, cara pemasangan, dan FAQ menjawab keraguan pembeli sekaligus menjadi pintu masuk dari Google.
  5. Uji di ponsel, bukan hanya di laptop. Sebagian besar keputusan beli terjadi di layar kecil.

Wujudkan Etalase Brand Anda

Kunjungi queenous.id untuk melihat hasilnya. Jika brand Anda ingin memiliki website yang memperkuat penjualan di marketplace, pelajari solusi digital untuk UMKM, layanan jasa pembuatan website, dan jasa SEO kami, atau hubungi tim kami melalui halaman kontak.

Tentang penulis

Aprea Kosasih — Konsultan IT & Solution Architect

Praktisi IT & Solution Architect di Bintang Solusi Digital. Berpengalaman lebih dari 10 tahun mendampingi perusahaan membangun website custom, arsitektur cloud, dan otomatisasi alur kerja digital.