Apa yang Berubah di Exynos 2400, 2500 (3nm), sampai Exynos 2600 (2nm) & Dampaknya buat Pengguna
Exynos lagi “naik daun” lagi karena Samsung makin agresif mendorong performa GPU (kolaborasi AMD) dan kemampuan on-device AI. Di sisi lain, publik masih ingat perdebatan “Exynos vs Snapdragon” soal panas, baterai, dan stabilitas performa. Artikel ini merangkum tren Exynos terbaru dari generasi Exynos 2400 hingga Exynos 2500 (3nm) dan Exynos 2600 (2nm), lalu menerjemahkannya jadi panduan praktis: apa yang penting dibaca dari spesifikasi, bagaimana menilai performa sehari-hari, dan bagaimana memilih perangkat yang sesuai kebutuhan.
Konteks masalah
- Banyak pengguna cuma melihat “nama chipset”, padahal dampaknya tergantung proses fabrikasi, GPU, NPU/AI, manajemen panas, dan optimasi software.
- Seri Exynos terbaru membawa klaim besar di GPU ray tracing dan AI on-device, jadi perlu cara baca yang lebih “teknis tapi praktis”.
Siapa yang cocok membaca
- Pengguna yang sedang mempertimbangkan Galaxy/Android dengan Exynos.
- Content creator, reviewer, seller gadget, dan tim marketing yang butuh narasi teknis yang mudah dipahami.
- Bisnis yang ingin menulis konten SEO tentang chipset tanpa terjebak hype.
Apa yang akan dipelajari
- Perbedaan fokus Exynos 2400 vs 2500 vs 2600.
- Checklist memilih HP Exynos berdasarkan use-case.
- Cara uji cepat performa/thermal/baterai agar keputusan pembelian lebih objektif.
Pahami “arah” Exynos terbaru: Gaming (GPU) + On-device AI (NPU) + Efisiensi (node)
Secara tren, Exynos generasi baru menguat di tiga titik:
- GPU makin serius (Xclipse + AMD RDNA)
- Exynos 2400 menonjol dengan Xclipse 940 berbasis AMD RDNA 3 dan dukungan hardware ray tracing untuk gaming. Samsung Semiconductor Global
- Generasi setelahnya meneruskan fokus GPU (misalnya Exynos 2500 menyebut Xclipse 950 berbasis AMD RDNA 3). SamMobile
- AI on-device jadi pembeda utama
- Exynos 2500 menekankan NPU untuk on-device AI dan menyebut kemampuan hingga 59 TOPS.
- Exynos 2600 menonjolkan peningkatan generative AI performance +113% dibanding pendahulunya (klaim Samsung).
- Perang proses fabrikasi (3nm → 2nm, sama-sama GAA)
- Exynos 2500 diposisikan sebagai SoC mobile berbasis 3nm GAA.
- Exynos 2600 naik kelas ke 2nm GAA.
Tabel ringkas (cepat untuk orientasi)
Catatan: kolom di bawah memakai klaim/fitur yang dinyatakan di sumber resmi Samsung dan liputan media tepercaya.
| Generasi | Proses | Sorotan utama | Detail yang sering dicari |
|---|---|---|---|
| Exynos 2400 | (diposisikan flagship 2024) | GPU Xclipse 940 (AMD RDNA 3), ray tracing | Gaming + display hingga 4K 120Hz (klaim fitur produk) |
| Exynos 2500 | 3nm GAA | On-device AI (NPU), GPU Xclipse 950 | NPU hingga 59 TOPS; fokus “AI hybrid platform” |
| Exynos 2600 | 2nm GAA | Lonjakan AI & efisiensi, desain CPU baru | Gen-AI +113% vs pendahulu; diproyeksikan untuk perangkat flagship berikutnya |
- Exynos 2400: “Fokus gaming berkat GPU Xclipse berbasis AMD RDNA 3 dengan ray tracing hardware.”
- Exynos 2500: “Fokus AI di perangkat (on-device) lewat NPU hingga 59 TOPS, plus 3nm GAA untuk efisiensi.”
- Exynos 2600: “Fokus generative AI dan efisiensi generasi baru lewat 2nm GAA, dengan klaim peningkatan Gen-AI +113%.”
Checklist memilih HP Exynos: cocok untuk siapa, dan kapan harus ekstra hati-hati
Nama chipset itu penting, tapi keputusan yang “nyambung” biasanya mengikuti kebutuhan:
Checklist cepat (bisa copas ke catatan belanja)
- Kebutuhan utama Anda apa?
- Gaming berat → cek fokus GPU (Xclipse/RDNA, fitur ray tracing) Samsung Semiconductor Global
- Kerja + AI (transkrip, ringkas, edit gambar on-device) → cek klaim NPU/TOPS & fitur Gen-AI
- Wajib cek review untuk stabilitas performa (sustained performance)
- Cari uji 15–30 menit gaming + suhu + throttle (bukan cuma benchmark 1 menit).
- Lihat varian regional perangkat
- Perangkat flagship Samsung kadang berbeda chipset per wilayah; pastikan unit yang Anda beli memang varian Exynos jika itu yang Anda incar. (Samsung sendiri mencatat ketersediaan perangkat Exynos bisa berbeda per negara/operator.) Samsung Semiconductor Global
Pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum checkout
- “Saya paling sering pakai HP untuk ____ (gaming/kamera/kerja/AI).”
- “Saya butuh baterai awet minimal ____ jam SOT.”
- “Saya sensitif panas? (ya/tidak)”
- “Saya butuh fitur AI on-device? (ya/tidak)”
- “Unit yang saya beli varian chipset apa dan region mana?” Samsung Semiconductor Global
Cara uji cepat (praktis) performa, panas, dan baterai pada HP Exynos
Kalau Anda reviewer, seller, atau pengguna yang ingin objektif, pakai protokol uji sederhana ini:
Protokol uji 30 menit (tanpa alat khusus)
- Thermal & stabilitas
- Main game yang sama 30 menit (setting sama).
- Catat: frame drop, suhu terasa di area frame, dan apakah performa turun setelah 10–15 menit.
- AI on-device (kalau ada fitur Gen-AI/AI tools bawaan)
- Uji 3 tugas yang sama (mis. ringkas catatan, edit foto, transkrip) dan catat waktu + panas.
- Relevan karena Exynos 2500/2600 memang menekankan NPU/on-device AI. Samsung Semiconductor Global
- Baterai
- Pakai pola yang sama 2 jam (YouTube 30m, sosmed 30m, kamera 15m, browsing 45m).
- Lihat penurunan % dan suhu.
FAQ
Q: Exynos 2500 itu apa bedanya yang paling terasa dibanding generasi sebelumnya?
A: Fokus besarnya ada di on-device AI/NPU (Samsung menyebut hingga 59 TOPS) dan basis proses 3nm GAA untuk efisiensi. Samsung Semiconductor Global
Q: Exynos 2600 benar-benar 2nm?
A: Di halaman resmi Samsung Semiconductor, Exynos 2600 diposisikan sebagai SoC mobile berbasis proses 2nm GAA. Samsung Semiconductor Global
Q: Exynos 2400 masih relevan untuk gaming?
A: Ya, karena Samsung menonjolkan GPU Xclipse 940 berbasis AMD RDNA 3 dan dukungan hardware ray tracing—fitur yang memang menyasar pengalaman gaming. Samsung Semiconductor Global
Q: Kenapa pembahasan Exynos sering dibandingkan Snapdragon?
A: Karena pada beberapa seri flagship, chipset bisa berbeda antar wilayah. Jadi perbandingan muncul dari pengalaman pengguna yang membeli varian berbeda. Samsung juga menyatakan ketersediaan perangkat Exynos bisa bervariasi per negara/operator. Samsung Semiconductor Global
Q: Apa metrik paling penting saat saya menilai “chipset bagus”?
A: Untuk pengguna, biasanya bukan skor puncak benchmark, tapi stabilitas performa 15–30 menit, panas, dan baterai. Skor tinggi tapi gampang throttle sering terasa “kurang enak” di pemakaian nyata.
Referensi
- Samsung Semiconductor — Exynos 2400 (fitur GPU RDNA 3, ray tracing, display) Samsung Semiconductor Global
- Samsung Semiconductor — Exynos 2500 (3nm GAA, NPU 59 TOPS, fokus on-device AI) Samsung Semiconductor Global
- Samsung Semiconductor — Exynos 2600 (2nm GAA, klaim Gen-AI +113%) Samsung Semiconductor Global
- SamMobile — liputan pengumuman Exynos 2500 SamMobile
- Android Central — ringkasan positioning Exynos 2600 untuk flagship generasi berikutnya Android Central